Tampilkan postingan dengan label Hidroponik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hidroponik. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Juni 2016

Membuat Nutrisi Organik Untuk Hidroponik


Membuat Nutrisi Organik Untuk Hidroponik - Sebenarnya resep ini untuk pembuatan pupuk organik cair (pupuk daun organik), akan tetapi karena EC nya rendah bisa digunakan untuk nutrisi hidroponik dengan pengenceran tertentu.

Bahan yang dibutuhkan untuk membuat nutrisi hidroponik organik:
  • 300 kg kotoran kambing
  • 500 kg jerami
  • 100 kg arang sekam
  • 100 kg dedak/ bekatul
  • 300 gr belerang
  • 17 kg daun lamtoro/ kacang-kacangan
  • 6 kg daun sirsak
  • 2,5 kg tetes/ gula
  • 1 lt Em4/ mikroorganisme
  • Air bersih secukupnya
Alat-alat yang digunakan :
  • Water toren atau terpal sebagai wadah
  • Aerator 45 lt/ menit dan selangnya
Cara Membuat nutrisi organik untuk hidroponik :
Membuat Nutrisi Organik Untuk Hidroponik
Membuat Nutrisi Organik Untuk Hidroponik

  1. Cincang daun lamtoro dan daun sirsak
  2. Masukkan semua bahan ke dalam water turen atau terpal yang sudah dibentuk bak
  3. Masukkan air bersih hingga kondisi macak-macak
  4. Beri udara dengan aerator hingga terjadi fermentasi aerob
  5. Biarkan selama 30 hari
  6. Ambil airnya dengan cara di saring
Cara menggunakan nutrisi organik untuk hidroponik :
  • Ambil larutan bagian atas yang tidak ada endapannya.
  • Cairan hasil fermentasi di encerkan dengan perbandingan 1 : 10 (10 bagian air dan 1 bagian poc)
  • Gunakan larutan ini untuk penyiraman atau nutrisi hidroponik.
  • Bisa juga digunakan untuk penyemprotkan tanaman.
  • Gunakan ampasnya untuk pupuk organik padat (media tanam dalam pot)
  • Karena resep ini organik dan tidak baku sebaiknya dalam pembuatannya dibuat dalam skala lebih kecil dan penggunaannya juga diuji coba untuk beberapa tanaman dulu agar jika terjadi kesalahan tidak terlalu banyak.
Resep atau formula tersebut menurut maspary belum baku, masih bisa dikembangkan dan dimodifikasi. Menurut Bpk Ismail, nutrisi organik untuk hidroponik tersebut telah diuji di laboratorium terpadu Unsoed dan hasilnya lumayan lengkap unsur hara makro dan mikronya, cuma sayangnya maspary lupa menanyakan berapa total kandungannya.

Semoga tulisan ini bisa bermanfaat bagi anda rekan-rekan Gerbang Pertanian pecinta hidroponik. Selamat mencoba semoga berhasil, jika sudah berhasil silahkan tambahkan pengalaman di kotak komentar blog ini.

Sukses Petani Indonesia !!

Minggu, 05 Juni 2016

Woww Cuma Dari Kangkung Hidroponik, Pria ini Bisa Meraup Rp 97,2 Juta Per Bulan


Kangkung Hidroponik - Cuma dari kangkung praktisi hidroponik Charlie Tjendapati bisa mendulang rupiah yang fantastis berikut ini tips beliau yang ia curahkan di akun facebooknya.

Berminggu ini diundang hadir buat berbagi di beberapa kebun seputaran jawa barat,untuk sharing dan bertukar pengalaman. Menyenangkan dan menjanjikan banget.Bukan buat sombong atau pamer,tetapi semoga jadi suatu referensi bagi generasi muda tentang kehidupan bertani.Bertani bisa menjadi penunjang kehidupan,seperti aq bisa menunjang kehidupan keluarga dan orang lain.Balik lagi ke kangkung.

kangkung hydrophonic 4
Caranya dalam berhidroponik patut ditiru
  • Hidroponik ini menggunakan paralon ajah,karena kami cuma ahli melubangi paralon dan sesuai dengan kantong.
  • Jumlah lubang tanam ada 86.400 lubang
  • Sekilo kangkung ada 64 tanaman dalam 16 netpot, berarti isi net pot ada 4 tanaman kangkung ( kadang 5 atau 6 ).Berarti jumlah panen ada sekira 86.400 : 16 = 5400 kg
  • Jika panen kangkung berumur 20 HST , maka setiap 10 hari akan dipanen sekira 2700 kg , dalam sebulan akan dipanen 8100 kg.
  • Harga kangkung Rp. 12.000 / kg , maka akan didapat pendapatan sekira 8100 kg x Rp. 12.000 = 97.200.000,-
Fantastis !
Memang biaya investasi dan pengeluaran bulanan juga besar,tapi tetap akan ada margin yang besar buat sang empunya.
Masih ada yang bilang jadi petani itu ga menyenangkan ?
Berikut dokumentasi Hidroponiknya..

Selasa, 24 Mei 2016

Ini 10 Rahasia Peluang Bisnis Hidroponik Untuk Pemula


Hidroponik Untuk Pemula - Peluang usaha hidroponik untuk pemula. Analisa lengkap dan perhitungan bisnis ini. Keuntungan serta contoh sayuran dan tanaman yang cocok, cabe misalnya.

Hidroponik adalah budidaya menanam yang memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah sebagai media tanamnya. Namun, justru mengedepankan pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman.
Hidroponik Untuk Pemula
Hidroponik Untuk Pemula
Kebutuhan pada tanaman hidroponik lebih sedikit daripada kebutuhan air pada budidaya tumbuhan yang menggunakan tanah sebagai medianya. Karena dengan air terbatas pun budidaya Hidroponik ini tetap dapat efisien, maka cara ini lebih dapat dimanfaatkan dengan lahan yang terbatas.

Peluang Usaha Hidroponik
Setidaknya, inilah 10 Alasan kenapa Hidroponik sangat prospektif.

1.    Mudah dikembangkan. Hidroponik adalah salah satu sistem budidaya tanaman yang sangat mudah untuk dikembangkan. Untuk anda yang akan memulai usaha satu ini, sepertinya layak untuk menjadikan artikel ini sebagai referensi tepat. Dengan potensi pangsa pasar luas, hidroponik pun juga dapat menjadi budidaya kelas yang luar biasa prospeknya. Dengan modal yang dapat di skala bagi masing-masing pemula bagi usaha pengembangan budidaya ini.

2.    Hemat Tempat. Untuk lokasinya, anda dapat memanfaatkan lokasi yang sempit sekalipun. Dengan lahan sempit, anda dapat tetap berpeluang sukses dengan usaha budidaya ini. Untuk ukuran wadah larutan tergantung pada ukuran tanaman yang akan dibudidayakan.

3.    Media yang mudah. Apabila anda lebih memilih memulai usaha ini di rumah, maka anda dapat menggunakan benda-benda di sekitar sebagai tempat budidaya Hidroponik ini. seperti toples, ember, gelas, atau tempat-tempat lainnya akan membantu anda untuk memulai budidaya.
Perlu juga anda pikirkan untuk membungkus wadah-wadah bening dengan melapisinya menggunakanaluminium foil, plastic, maupun cat untuk lebih memastikan cahaya ditolak untuk masuk, jadi memperkecil kemungkinan tumbuhnya lumut. Karena tidak menggunakan media tanah inilah yang dapat memberikan kemudahan lebih bagi anda.

 4.    Butuh Ketekunan, Mencoba dan Belajar. Dengan ketekunan serta ketelatenan, maka anda akan mendapatkan perjalanan bisnis menunjang masa depan dari penggunaan budidaya Hidroponik ini. Dengan penempatan yang cukup mudah, maka akan menambah keinginan anda memulai usaha satu ini. Keperluan sebagai hiasan juga dapat menjadi salah satu faktor munculnya budidaya Hidroponik menguntungkan ini. pot-pot Hidroponik akan lebih leluasa ditempatkan di sisi rumah mana saja.

5.    Bisa Hidup Tanpa Pestisida. Bila anda memiliki lahan yang lebih luas, maka akan lebih membantu dalam melakukan budidaya Hidroponik ini. Karena anda juga akan semakin ditunjang dengan fakta satu ini, jika kebutuhan nutrisi pada tanaman yang budidayanya menggunakan sistem Hidroponik dan dikelola dengan baik, maka bisa jadi pestisida tidak dibutuhkan lagi, maka dampaknya tidak ada residu pestisida yang ada pada pembuangan media airnya.
Contoh Bisnis Tanaman dan Sayuran Hidroponik
Berikutnya kita akan membahas beberapa tanaman yang cocok untuk bisnis ini.

6.    Sesuaikan Lahan dengan Tanaman. Untuk lahan yang cukup luas maupun lahan yang kurang luas pun, anda dapat melihat lagi peluang dari segi tanaman yang dapat tumbuh dengan menggunakan media Hidroponik.
Contohnya saja selada, sawi, selada air, timun, atau sayuran-sayuran hijau lainnya kiranya dapat menjadi referensi bagi anda. Pertumbuhan subur dengan media sederhana mampu memberikan skala khusus bagi pengembang untuk membuatnya sebagai salah satu pilihan prospek masa depan.
Bukan hanya berupa sayuran hijau, seperti cabai dan tomat pun tidak kalah juga. Kedua tanaman ini akan hidup dengan sangat baik menggunakan budidaya Hidroponik.
Secara singkat dapat dipastikan, bahwa tanaman yang dibudidayakan dengan menggunakan sistem Hidroponik maka akan mudah penanganannya apabila mengedepankan kualitas serta kuantitas nutrisi yang didapatkan oleh tanaman melalui aliran air yang sedikit dan efisien.

7.    Hidroponik Cabe, Ramai Peminatnya. Pemilik restoran dan supermarket sekarang lebih suka memilih tanaman hidroponik salah satu sayuran yang paling banyak di cari adalah cabai. Berikut adalah alasan kenapa tanaman hidroponik ramai peminat.
  • a.Hemat air untuk mencuci karena tanaman ini tidak terlalu kotor
  • b. Tidak menggunakan pestisida
  • c. Higienis karena tidak menyentuh tanah
  • d. Tidak diserang hama seperti ulat
8.    Ada 3 cara hidroponik yang paling terkenal
  • NFT ( Nutrient Film Technique). Seperti membuat selokan dari pipa yang dilubangi. Akar tanaman langsung terkena air yang sudah berisi nutrisi hara. Cocok untuk sayuran seperti bayam.
  • Wick System. Mirip NFT, biasanya pipanya tidak dijadikan selokan tetapi dipotong separo. Lalu ditaruh di wadah yang ada air unsur hara dan sekamnya.
  • Air tetes. Menanam di Polybag yang diisi sekam padi. Lalu air bernutrisi hara diatur supaya menetes sedikit demi sedikit.
9.    Modal minim, untung menggiurkan. Misalnya Selada. Biaya pembuatan selada per kg : Rp 20.000 sedangkan harga jual ke supermarket adalah Rp 35.000,-. Anda sudah untung 15.000 per kg. Bayangkan jika anda bisa membuat 1 kwintal bahkan 1 ton selada perbulan. Untuk menghasilkan satu ton selada, anda butuh tenaga kerja lho.

10.    Berbisnis Hidroponik untuk dijual sebagai hiasan. Bahkan dengan semakin berkembangnya zaman, maka kebutuhan manusia kian beragam. Seperti halnya dengan kebutuhan pada tanaman salah satunya sistem Hidroponik. Beberapa orang bukan menggunakan budidaya Hidroponik sebagai pengembang usaha secara global untuk pemenuhan pangan saja.

Beberapa dari mereka justru membuat sistem Hidroponik sebagai hiasan rumah yang menambah kesan mewah namun tetap sederhana. Hal inilah yang semakin memikat para konsumen serta pembuka peluang usaha untuk tetap fokus dalam berkarya.

Karena tidak ada yang tidak mungkin, jika semakin lama sistem Hidroponik akan semakin mendunia karena sistem dan cara yang dapat dipelajari, selain itu tentunya fokus lokasi yang tidak akan mengecewakan bagi konsumen atau pebisnis yang hanya memiliki lahan sempit.

Maka dari itulah, dengan semakin tingginya keinginan elegan serta tetap praktis yang diinginkan pangsa pasar, maka anda dapat mendulangnya dengan pemanfaatan lahan sempit sebagai salah satu sektor masa depan yang gemilang. Selamat mencoba, semoga bermanfaat. Sumber : http://erakini.com/bisnis-hidroponik/#contoh

Selasa, 10 Mei 2016

Cara Belajar Sistem Hidroponik dengan Cara Paling Sederhana


Cara Bertanam Hidroponik - Berikut cara menanam tanaman hidroponik dengan cara paling sederhana:
Cara Bertanam Hidroponik
Alat:
  • Botol plastik air mineral bekas,
  • Gelas plastik bekas air mineral,
  • Jerigen plastik bekas minyak goreng,
  • Kain untuk sumbu (kain panel lebih bagus)
  • Nutrisi hidroponik.
  • Media tanam (rocwool, arang sekam, kerikil, pasir malang, pecahan bata merah). Pilih yang paling mudah didapat.
Kita bisa melihat betapa sederhananya bahan yang dibutuhkan. Bahkan kebanyakan besar dari barang bekas. Jadi menanam model hidroponik sederhana ini selain kita bisa mendapatkan tanaman sayuran yang sehat dan subur, kita juga bisa memanfaatkan barang barang bekas. Sehingga botol bekas, jerigen bekas dan gelas plastik bekas yang mestinya dibuang dan menjadi limbah ternyata masih bisa diambil manfaatnya.
 
Langkah-langkah cara membuat tanaman hidroponik
Hidroponik Wick dengan botol bekas :
  • Potong botol menjadi 2 bagian. (atas dan bawah)
  • Lubangi bagian atas (daerah leher botol) untuk pemasangan sumbu dan aliran udara
  • Pasang sumbu pada bagian bawah botol
  • Masukkan bagian atas botol ke bagian bawah botol dengan cara dibalik.
  • Isi bagian atas botol dengan media tanam (bisa rockwool, spon, sekam bakar atau pecahan bata merah). Pilih saja mana yang paling mudah didapat. Karena fungsi media ini hanya untuk pijakan akar agar tidak rebah.
  • Tanam bibit atau taburkan 2-3 biji bibit tanaman ke dalam media tanam.
  • Siram dengan larutan nutrisi hidroponik.
  • Simpan di tempat yang tidak terkena hujan tetapi masih bisa mendapat sinar matahari.
Membuat Larutan Nutrisi Hidroponik 
Bahan:
  • Pupuk Urea…………………………………………….1 Kg
  • Pupuk KCL …………………………………………… 1 Kg
  • Pupuk NPK …………………………………………… 1 Kg
  • Pupuk daun Gandasil ( Growmore ) ………… 50 gr
Peralatan:
  • Ember bervolume 20 Liter.
  • Drum plastik bervolume 100 liter
  • Timbangan digital
  • Alat pengaduk
  • Air sumur, air sungai,
  • Air PAM tidak diperkenankan kecuali yang sudah diendapkan selama 7 – 10 hari.
Cara membuat:
  • Masukkan semua bahan yang telah ditimbang ke dalam ember volume 20 liter.
  • Tuangkan air sumur sebanyak 20 liter ke dalam ember tersebut sedikit demi sedikit sambil diaduk – aduk lanjutkan pengadukan hingga air mencapai volume 20 liter dan tidak ada lagi pupuk yang masih mengkristal (tidak ada endapan)
  • Tuangkan larutan pekatan tadi ke dalam bak penampungan volume 100 liter.
  • Kucurkan air sumur kedalam bak penampungan sambil diaduk – aduk hingga penuh (mencapai volume 100 liter).
  • Larutan Nutrisi siap digunakan

Senin, 26 Oktober 2015

Nutrisi Hidroponik dengan NPK

Berikut ini alasan mengapa PUPUK NPK tidak bisa digunakan untuk berhidroponik.
NPK biasa dibuat untuk lambat urai atau slow release yang berarti daya kelarutanya lambat. oleh karena itu NPK cocok untuk budidaya di lahan tanah. Karena nutrisi didalam pupuk NPK tersedia dalam jangka panjang walaupun dalam kadar yang relatif rendah. misalnya saja fosfat yang membawa fosfor didalam pupuk NPK daya kelarutanya hanya sekitar 1,75%. sementara pada budidaya hidroponik membutuhkan pupuk dengan daya larut yang cepat dan tinggi sangat diutamakan. Dalam hal ini fosfor dibawakan oleh pupuk komon MKP, monokalium phosphat, KH2PO4, yang daya larutnya bisa dibilang tinggi. selain itu mereka juga bisa bertindak sebagai penyangga karena ditengah rumus kimia terdapat huruf H . kesimpulan nya, pupuk NPK tidak dapat digunakan untuk berhidroponik, apabila dipaksakan penggunaanya, maka hasilnya akan sangat mengecewakan.

Rabu, 21 Oktober 2015

Hidroponik Sederhana dengan baskom

 Hidroponik Sederhana dengan baskom - Kangkung merupakan salah satu jenis sayur yang tidak asing bagi telinga orang Indonesia, karna kangkung ini mudah pertumbuhannya jika dikembangbiakkan dan juga tidak butuh perlakuan khusus jika membudidayakan tanaman sayur jenis ini. Jadi banyak yang menanan kemudian menjualnya. Namun saat ini kangkung telah dibudidayakan dengan sistem hidroponik. Nah, kali ini kita akan coba share informasi seputar gimana cara menanam kangkung secara hidroponik. 

Ada banyak cara dalam bertanam kangkung secara hidroponik, yang pertama adalah menggunakan kit hidroponik pipa dan yang kedua yang lebih sederhana lagi adalah dengan menggunakan baskom sebagai media tanam kangkung hidroponik. Kadangkala kita masih merasa ragu ketika akan membeli kangkung dari pasar ataupun membeli ke pedangang sayur keliling. Hal ini disebabkan karena kita ragu akan kebersihan dan pestisida kimianya. Ada tidaknya hewan semacam cacing, ulat atau lintah, dan lain sebagainya.
Hal ini disebabkan karena  sebagian besar sayuran kangkung tersebut ditanam atau tertanam di air got hitam pinggir jalan, ataupun di empang yang airnya tidak mengalir. Sehingga akan menimbulkan banyak keraguan ketika kita akan mengkonsumsinya. Maka dari itu mari kita coba untuk menanam sendiri kangkung tersebut dirumah atau diteras rumah kita. Karena Cara menanamnya pun termasuk mudah kok, karena tanpa menggunakan media tanam apapun, hanya dengan menggunakan air bersih dan Nutrisi saja.

Cara menanam hidroponik kangkung ini dapat dilakukan hanya dengan cara merendam  biji atau benih  kangkung saja didalam air uang telah bercampur dengan larutan nutrisi, kemudian hal itu dibuarkan sampai masa panen tiba dan tidak perlu pindah tanam lagi. Jika sudah coba, sudah bisa dan terbiasa pasti akan membuat kita tambah semangat buat menanamnya walaupun hanya untuk kebutuhan keluarga kita sendiri.

Baca juga:

Inilah langkah-langkah yang harus kita lakukan untuk menanam hidroponik kangkung.
Pertama-tama, perangkat-perangkat yang harus disediakan antara lain adalah sebagai berikut: 
  1. keranjang yang bolong-bolong, kemudian siapkanlah 1 baskom untuk wadah air dan nutrisi. Benih kangkung secukupnya dan 1 set nutrisi AB Mix hidroponik untuk sayur.
  2. Isi baskom dengan air bersih sampai airnya masuk dalam keranjang yang bolong-bolongtersebut . Lalu tuangkanlah benih kangkung sebanyak 1.5 sdm. Kemudian tutupilah benih tersebut dengan menggunakan plastik hitam. Hal ini bertujuan agar kondisi kelembapan terjaga dan benih pun dapat cepat pecah. Apabila benih sudah pecah, maka plastik hitam untuk tutup tadi kita buka dan segeralah dibawa keluar rumah atau taruh diteras dan mulailah kenalkan pada sinar matahari, tujuannya agar daun kangkung dapat cepat tumbuh. Dan untuk seterusnya tidak usah lagi dibawa masuk kerumah  biarkan di teras hingga masa panen tiba. Jika air sudah berbau ataupun air sudah kotor, maka segeralah ganti dengan baru yang bersih. Lalu biarkan sampai benih tumbuh daun, baru diberi tambahan nutrisi.
  3. Adapun untuk larutan Nutrisinya dapat dibuat diember dengan ukuran-ukuran sebagai berikut : Tiap 1 liter air ditambah 5 ml untuk nutrisi A dan 5 ml untuk nutrisi B. Jika 2 liter berarti 10 ml A dan 10 ml B dan seterusnya. Selanjutnya tuangkanlah larutan Nutrisi tersebut ke dalam baskom untuk menggantikan airnya yang lama. Nutrisi yang masih tersisa dapat disimpan dan jika larutan Nutrisi dalam baskom berkurang karena diserap tanaman, maka tambahkan tiap hari dari sisa larutan nutisi yang sudah dibuat tadi. Setelah benih berusia sekitar 2 minggu, buat larutan yang lebih pekat kadar nutrisinya, yaitu etiap 1 liter air ditambah 7 ml nutrisi A dan 7 ml nutrisi B. Kemudian Tuangkan lagi ke dalam baskom, dan tuangkan lagi sampai larutan nutrisi yang kita buat tadi habis. Setelah kira-kira 3 minggu, sayuran kangkung sudah siap untuk dipanen, atau bisa juga ditunggu sampai minggu ke empat.
  4. Benih kangkung bisa Anda pesan sendiri atau juga beli di toko pertanian, karena benihnya pun sama dengan benih yang biasa dipakai oleh para petani. Untuk Baskom dapat dibeli dipasar atau ditoko perlengkapan hidroponik Sedangkan untuk Nutrisi ada 2 macam, yaitu nutrisi bubuk dan ada nutrisi cair yang di beli juga di toko perlengkapan hidroponik. atau biar lebih mudah belilah semua bahan tersebut di toko online.
Demikianlah artikel sederhana mengenai cara bertanam hidroponik kangkung secara sederhana semoga artikel ini dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi kita semua... aminnnn

Cara Menanam Hidroponik Cabe dalam Polybag

Siapa yang belum pernah makan cabe? Dapat dipastikan bahwa setiap orang di dunia pernah memakan hasil bumi yang satu ini. Kendala yang sering dihadapi oleh konsumen adalah harga cabe yang tidak tentu bahkan cenderung mengalami peningkatan diakibatkan persediaan cabe di pasaran yang tidak mencukupi, sehingga sulit untuk mendapatkan cabe. Sebagai solusi, pembaca dapat mencoba untuk membudidayakan cabe sendiri di halaman rumah. Bagi pembaca yang tidak mempunyai halaman rumah yang luas dan sulit menggunakan tanah, dapat mencobacara menanam cabe hidroponik dengan menggunakan media polybag.
cara menanam cabe hidroponik

Cara menanam cabe secara hidroponik dimulai dengan tahap pertama yaitu pembibitan. Pilihlah buah cabe yang telah masak dan berbentuk sempurna. Irislah buah cabe tersebut secara memanjang untuk mengeluarkan biji cabe yang akan dijadikan sebagai bibit. Setelah biji dikumpulkan, cuci bersih dan rendam dalam air untuk mendapatkan biji cabe yang benar-benar sesuai untuk pembibitan. Biji cabe yang mengapung dalam air harus segera dibuang karena kualitasnya buruk dan nantinya tidak dapat tumbuh dengan optimal. Setelah proses seleksi biji selesai, segera dilakukan proses persemaian.

Biji cabai yang akan disemai direndam terlebih dahulu dalam air untuk memicu pertumbuhan kecambah. Sambil menunggu proses perendaman, pembaca dapat menyiapkan wadah semai dan media tanam yang akan digunakan. Sebagai wadah semai dapat digunakan wadah plastik bekas yang kondisinya masih bagus. Cara menanam cabe hidroponik tidak menggunakan tanah sebagai media tanam, melainkan dapat menggunakan sekam bakar dan coco peat dengan perbandingan 1:1. Cara tanam cabe hidroponik berikutnya yaitu menaburkan biji yang telah direndam ke dalam wadah semai secara merata dan ditutup dengan plastik tipis untuk menghindarkan biji dari gangguan. Tempatkan wadah di lokasi yang lembab dan terhindar dari paparan sinar matahari langsung.



Biji cabe yang telah disemai selama satu minggu pada umumnya telah berkecambah dan siap untuk mulai dipaparkan sinar matahari secara langsung untuk menguatkan pertumbuhan bibit. Supaya nantinya tanaman cabe bisa berbuah dengan lebih cepat, sebaiknya pembaca memotong ujung cabang daun jika daun sejati telah tumbuh. Setelah proses pembibitan telah berhasil, saatnya pembaca mempelajari cara menanam cabe hidroponik berikutnya yaitu memindah bibit cabe ke media yang lebih permanen yaitu polybag. Sebelum memulai proses pemindahan, pembaca perlu menyiapkan polybag dengan ukuran 40×40 cm yang mempunyai lubang pembuangan air dan tentunya telah diisi dengan sekam bakar dan cocopeat dengan takaran 1:1.

Cara tanam cabai hidroponik proses pemindahan yaitu dengan memilih bibit cabe yang telah memiliki daun sejati sejumlah 4 hingga 5 helai yang sehat dan berbentuk bagus. Kemudian segera pindahkan bibit yang telah dipilih ke dalam polybag secara hati-hati. Sebaiknya setiap polybag ditanami satu buah bibit supaya pertumbuhan tiap bibit tidak saling mengganggu pertumbuhan. Setelah selesai ditanam, segera siram dengan air yang cukup untuk membuat proses pertumbuhan bibit semakin bagus. Pembaca yang telah paham dengan cara menanam cabe hidroponik saatnya mengetahui cara perawatan tanaman cabe.


Cara budidaya cabe hidroponik membutuhkan perawatan yang tepat, seperti disiram air secara rutin untuk menjaga kesegaran dan pertumbuhan tanaman. Selain itu, pembaca perlu menjaga tanaman khususnya bagian daun dari gangguan hama yang dapat berakibat buruk pada pertumbuhan tanaman. Demikian penjelasan penulis mengenaicara menanam cabe hidroponik, semoga dapat menjadi referensi penting dalam berbudidaya tanaman cabe.

Kamis, 15 Oktober 2015

Jenis Tanaman Hidroponik

Pasti banyak sekali tanaman yang bisa ditanam menggunakan cara tanpa media tanah atau sistem bercocok tanam hidroponik. Tanaman hidroponik ini bisa dibudidayakan di rumah. Maka dari itu saat ini hidroponik sudah banyak dipilih juga bagi mereka yang ingin bercocok tanam, tetapi tidak memiliki lahan atau malas keluar rumah. Sistem hidroponik ini bisa dilakukan di depan rumah, di samping rumah, ataupun di belakang rumah. Yang menjadi salah satu kelebihan dari sistem tanam hidroponik ini adalah tidak membutuhkan tanah. Tanah yang berfungsi sebagai media untuk melarutkan unsur hara untuk diserap tumbuhan, digantikan oleh media lain dalam sistem hidroponik. Akan tetapi faktor utamanya tetap ada pada larutan nutrisinya. Jika memang benar kita bisa bercocok tanam dengan sistem hidroponik di rumah.


Berikut ini beberapa tanaman yang sudah lumrah ditanam dengan cara hidroponik
1. Selada

Daun selada dinilai menjadi salah satu pilihan terbaik jika Anda ingin menanam sayuran dengan sistem hidroponik. Apalagi selada tidak membutuhkan perhatian yang telralu rumit agar bisa tumbuh subur dan bisa dipanen dengan cara hidroponik. Pada saat bibit tanaman selada disemai, hanya dalam waktu kurang dari dua minggu bibit akan tumbuh dua daun. Barulah setelah itu dipindahkan ke media tanam utama untuk dialiri air dan larutan nutrisi agar pertumbuhannya cepat. Pertumbuhannya cepat dan panennya juga cepat. Ketika bagian luar daunnya dipotong, maka bagian dalam akan tumbuh lagi dengan cepat untuk menggantikannya.

2. Sayuran Berdaun Hijau (bayam, kangkung, sawi ijo). 

Jenis tanaman hidroponik selanjutnya adalah sayuran berdaun hijau. Sama halnya dengan tanaman selada, sebagian besar jenis sayuran yang daunnya hijau juga bisa tumbuh dengan baik menggunakan sistem hidroponik. Beberapa jenis sayuran berdaun hijau yang bisa Anda tanam dengan sistem hidroponik diantaranya bayam, kangkung, sawi, dan sebagainya. Akan tetapi Anda harus memperhatikan tanaman sayuran berdaun hijau tersebut agar tumbuhnya tidak terlalu besar, karena akan mengganggu sirkulasi udara. Lama untuk memanen sayuran berdaun hijau ini pun terbilang cepat, yaitu pada hari ke-26 sampai hari ke-29. Jika lebih dari 29 hari rasa sayurannya bisa pahit.

3. Mentimun. 
Mentimun juga menjadi salah satu jenis tanaman hidroponik yang paling banyak ditanam. Tetapi timun lebih membutuhkan perhatian ekstra ketimbang dua jenis tanaman sebelumnya. Lebih-lebih masalah tempatnya, karena timun pasti membutuhkan tempat yang lebih luas. 

Nah, jika tahu demikian, tentu saja Anda bisa menanam sendiri sayuran yang Anda butuhkan dan memanennya sendiri setiap beberapa minggu sekali. Dengan demikian Anda bisa menghemat pengeluaran, bukan? Akan tetapi ada beberapa hal lagi yang perlu Anda perhatikan dalam perawatan beberapa jenis tanaman hidroponik tadi. Diantaranya adalah cahaya matahari yang masuk dan diserap oleh tanaman tidak boleh terlalu berlebihan dan tidak disarankan cahaya matahari langsung. Nah, hal inilah yang membuat menanam tanaman secara hidroponik sama repotnya seperti merawat bayi. Ada banyak aspek yang harus diperhatikan dengan baik.
Disamping tanaman diatas berikut ini jenis tanaman yang bisa dibudidayakaan untuk tanaman hidroponik Beberapa tanaman yang sering ditanam secara hidroponik, adalah sayur-sayuran seperti bak choy, brokoli, sawi, kailan, bayam, kangkung, tomat, bawang, bahkan strowbery, dll. Tanaman demikian sering menjadi pilihan utama kaum vegan/vegetarian yang sangat memperhatikan proses suatu tanaman apakah terdapat pembunuhan makhluk hidup, tercampur unsur kimiawi, konservasi lingkungan dan usaha penghijauan.