Tampilkan postingan dengan label Spiritual. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Spiritual. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 Oktober 2010

Bedugul, Lokasi Wisata Pegunungan Bali


Wisata Bali memang sudah terkenal dengan keindahan pantai-pantainya (Pantai Kuta, Pantai Dreamland, Pantai Lovina dan Tanjung Benoa) dan lokasi-lokasi wisata lain yang lokasinya pun tidak jauh dari pantai seperti Tanah Lot, Pura Uluwatu dan GWK sehingga tidak heran rasanya jika Bali dikenal sebagai lokasi wisata dengan kehangatan udaranya.
Namun tahukah anda bahwa Bali juga memiliki lokasi wisata pegunungan yang menawarkan keindahan alam dan kesejukan udaranya yang tidak kalah dibandingkan dengan lokasi wisata pegunungan di daerah lain?


Bedugul adalah salah satu lokasi wisata pegunungan di Bali yang wajib anda kunjungi jika anda ingin mendapatkan suasana lain setelah puas menikmati pantai-pantainya. Tempatnya yang tinggi membuat daerah ini selalu diselimuti kabut dan berhawa dingin. Daerah Bedugul adalah bagian dari kabupaten Tabanan dan berjarak kurang lebih 70 km atau 2,5 jam dari Bandara Internasional (Airport) Ngurah Rai.

Berikut adalah beberapa objek wisata yang dapat anda nikmati saat anda berkunjung ke Bedugul :

Danau Beratan
Danau Beratan terletak di kawasan Bedugul, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali. Berada di jalur jalan provinsi yang menghubungkan Denpasar – Singaraja. Danau Beratan merupakan salah satu objek wisata di Bedugul yang sayang kalau Anda lewatkan. Cuaca yang sejuk di siang hari membuat Anda merasa nyaman untuk menikmati pemandangan di sekeliling danau Beratan. Untuk menikmati pemandangan di sekeliling danau, Anda bisa menyewa kapal boot dan sampan. Sangat cocok bagi Anda dan keluarga atau bersama pasangan Anda untuk menikmati keindahan alam di sekitar danau Beratan. Lokasi wisata danau Beratan juga menawarkan berbagai olahraga air dan restaurant sebagai sarana pendukung lainnya.

Pura Ulun Danu
Pura Ulun Danu adalah Pura yang ada di pinggir Danau Beratan. Menurut sejarah Pura Ulun Danu Beratan diketahui dari arkeologi dan data sejarah yang terdapat dalam lontar babad Mengwi. Di sebelah kiri halaman depan PuraUlun Danu Beratan terdapat sebuah sarkopagus dan sebuah papan batu, yang berasal dari masa tradisi megalitik, sekitar 500 SM. Kedua artefak tersebut sekarang ditempatkan masing-masing di atas Babaturan atau teras diperkirakan lokasi di mana Pura Ulun Danu Beratan, telah digunakan sebagai tempat untuk melaksanakan kegiatan ritual sejak jaman megalitik. Pura Ulun Danu Beratan terdiri dari 4 komplek pura yaitu: Pura Lingga Petak, Pura Penataran Pucak Mangu, Pura Terate Bang, dan Pura Dalem Purwa berfungsi untuk memuja keagungan Tuhan dalam manifestasinya sebagai Dewa Tri Murti, guna memohon anugerah kesuburan, kemakmuran, kesejahteraan manusia dan lestarinya alam semesta.






Kebun Raya Eka Bali
Suasana berbeda ketika anda memasuki kawasan Wisata Kebun Raya Eka Bali. Pepohonan besar di sepanjang jalan dan beraneka tanaman membuat anda serasa memasuki hutan yang tertata rapi. Kebun Raya ini adalah sebuah kebun Botani dibawah pembinaan Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor. 




Luas Kebun raya Eka Bali sekitar 157,5 ha dan memiliki koleksi tanaman yang dikelompokkan berdasarkan kerabatnya. Kebun Raya Eka Bali adalah salah satu lokasi wisata favorit bagi warga yang berasal dari kota seperti Denpasar atau badung untuk berwisata atau piknik bersama keluarga.





Lokasi Kebun Raya Eka Bali yang tidak jauh dari Danau Beratan (sekitar 2 km) membuat paket wisata ke bedugul semakin lengkap dengan kunjungan ke kebun raya ini.

Didalam area Kebun Raya Eka Bali juga terdapat area permainan TreeTop yang dapat anda coba untuk menguji adrenalin anda pada ketinggian.



Petik Strawberry
Lokasi wisata bedugul yang terdapat di daerah pegunungan membuat daerah ini menjadi daerah penghasil buah-buahan dan sayuran yang beraneka ragam. Anda dapat membeli oleh-oleh buah dan sayuran segar dari daerah ini, salah satu lokasi yang cukup terkenal adalah pasar Candikuning. 



Selain membeli langsung dari para pedagangnya, anda juga dapat menikmati senangnya memetik buah khususnya strawberry langsung dari pohonnya. Di lokasi wisata bedugul banyak perkebunan-perkebunan strawberry yang menawarkan paket wisata memetik strawberry dengan biaya yang sangat terjangkau.


Bagi anda yang ingin menikmati suasana lokasi wisata Bedugul lebih lama tidak perlu kawatir dengan akomodasi yang ada, karena banyak hotel dari yang murah sampai dengan hotel bertaraf internasional tersedia di kawasan ini.





Lihat Peta Lebih Besar










Senin, 13 September 2010

Borobudur, Satu dari Keajaiban Dunia


Borobudur, salah satu keajaiban dunia merupakan salah satu objek wisata yang banyak diminati oleh wisatawan ketika berkunjung ke Indonesia.

Borobudur adalah nama sebuah candi Buddha yang terletak di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Lokasi candi adalah kurang lebih 100 km di sebelah barat daya Semarang dan 40 km di sebelah barat laut Yogyakarta. Candi ini didirikan oleh para penganut agama Buddha Mahayana sekitar tahun 800-an Masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra.

Setiap tahun pada bulan purnama penuh pada bulan Mei (atau Juni pada tahun kabisat), umat Buddha di Indonesia memperingati Waisak di Candi Borobudur. Waisak diperingati sebagai hari kelahiran, kematian dan saat ketika Siddharta Gautama memperoleh kebijaksanaan tertinggi dengan menjadi Buddha Shakyamuni. Ketiga peristiwa ini disebut sebagai Trisuci Waisak. Upacara Waisak dipusatkan pada tiga buah candi Buddha dengan berjalan dari Candi Mendut ke Candi Pawon dan berakhir di Candi Borobudur.



Pada malam Waisak, khususnya saat detik-detik puncak bulan purnama, penganut Buddha berkumpul mengelilingi Borobudur. Pada saat itu, Borobudur dipercayai sebagai tempat berkumpulnya kekuatan supranatural. Menurut kepercayaan, pada saat Waisak, Buddha akan muncul secara kelihatan pada puncak gunung di bagian selatan.

Dengan segala kehebatan dan misteri yang ada, wajar bila banyak orang dari segala penjuru dunia memasukkan Borobudur sebagai tempat yang harus dikunjungi dalam hidupnya. Selain menikmati candinya, anda juga bisa berkeliling ke desa-desa sekitar Borobudur, seperti Karanganyar dan Wanurejo untuk melihat aktivitas warga membuat kerajinan. Anda juga bisa pergi ke puncak watu Kendil untuk dapat memandang panorama Borobudur dari atas



Lihat Peta Lebih Besar

Lihat Juga :

Minggu, 12 September 2010

Alas Kedaton dan Kerajaan Monyet







Alas kedaton adalah satu satu lokasi wisata favorit di Bali, biasanya wisatawan yang mengunjungi alas kedaton setelah mengunjungi Tanah Lot dan Bedugul atau sebaliknya.

Alas kedaton adalah sebuah pura yang terletak di desa Kukuh kecamatan Marga sekitar 4 km dari kota Tabanan. Pura ini mempunyai dua keunikan yang sangat menarik. Pertama memiliki empat pintu masuk ke dalam Pura yaitu dari barat yang merupakan pintu masuk utama yang lainnya dari Utara, Timur dan dari Selatan yang kesemuanya menuju ke halaman tengah. Keunikan yang kedua adalah halaman dalam yang merupakan tempat yang tersuci justru letaknya lebih rendah dari halaman tengah dan luar

Selain keunikan dari puranya, lokasi alas kedaton dikenal dengan banyaknya monyet yang ada disekitar pura tersebut. Ratusan kera yang menghuni hutan disekitar pura ini dianggap sesuatu yang keramat oleh warga Bali. Kera-kera tersebut hidup secara berkelompok yang dipimpin oleh masing-masing seekor kera besar.

Selain kera-kera, disekitar pura ini juga dapat ditemui banyak Kalong yang jumlahnya tidak kalah banyak dengan jumlah para kera. Kalong adalah kelelawar besar pemakan buah. Anda akan dapat melihat kalong-kalong tersebut sedang bergelantungan di pepohonan menunggu malam datang untuk mencari makan.



Lokasi Alas Kedaton dapat anda tempuh kurang lebih 30-60 menit perjalanan dengan mobil dari Denpasar. Setelah membeli tiket masuk, anda akan dihampiri oleh guide khusus lokasi alas kedaton. Bersama guide lokasi alas kedaton anda akan mendapatkan informasi lengkap mengenai pura alas kedaton, kebiasaan hidup monyet yang hidup di sekitar pura dan kalong-kalong yang ada di pepohonan besar hutan di lokasi tersebut.

Di dalam lokasi pura alas kedaton anda akan sangat dekat dengan para monyet. Jangan kawatir ketika para monyet mendekat karena monyet-monyet di sekitar pura ini cukup jinak dan tidak membahayakan.



Setelah puas berkeliling lokasi alas kedaton dan mengamati kehidupan para monyet, anda akan dipandu oleh guide ke toko-toko souvenir di sekitar pura tersebut khususnya toko yang dimiliki guide tersebut karena memang sebenarnya guide tersebut adalah pemilik toko yang bertugas bergantian menjadi guide sekaligus penjual di toko souvenir.


Lihat Juga :

Sabtu, 11 September 2010

Pura Uluwatu, Pesona Wisata Spiritual Bali


Dalam paket perjalanan wisata di Bali, biasanya setelah mengunjungi Garuda Wisnu Kencana (GWK) dan Pantai Dreamland para wisatawan meneruskan perjalanannya untuk menikmati lokasi wisata Pura Uluwatu. Selain lokasi wisatanya yang cukup berdekatan dengan kedua lokasi wisata tersebut, Pura uluwatu adalah salah satu lokasi wisata yang sudah cukup dikenal luas di dalam negeri ataupun di mancanegara.





Pura Luhur Uluwatu adalah salah satu pura di Bali dengan lokasinya yang sangat indah. Daya tarik utama bagi para wisatawan dari pura ini adalah panoramanya yang spektakuler. Terletak di bagian barat laut, pura ini seperti bertengger di ujung tebing batu yang sangat tinggi dan curam, dengan pemandangan lautnya dibawah berwarna biru bersih dan hantaman ombak yang menghasilkan buih-buih putih yang sangat cantik.

Pura Luhur Uluwatu terletak di Desa Pecatu, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, sekitar 25 km ke arah selatan dar wilayah wisata Kuta, terletak di ujung Barat Daya Pulau Bali.




Nama Uluwatu adalah nama semula dari Pura itu. Kata ulu berarti kepala atau ujung, sedangkan watuberarti batu. Oleh karena itu, yang dimaksud Pura Uluwatu adalah Pura yang dibangun pada ujung batu karang. Pura Uluwatu dapat dijangkau dengan mobil, tetapi hati - hati karena meskipun sudah diaspal, jalannya curam. Di samping kanan dan kiri bangunan dalam komplek Pura Uluwatu terdapat dua palung batu yang bentuknya mirip dengan perahu. Bila keduanya disatukan maka bentuknya serupa dengan sarcophagus yaitu keranda hasil budaya dari tradisi Megalitik. Disini terdapat tinggalan arkeologi yang berasal dari abad ke-16 yaitu gapura atau candi bentar bersayap. Gapura bersayap merupakan tinggalan arkeologi yang sangat langka dan jarang ditemukan. 



Menurut Lontar Kusuma Dewa, pura ini didirikan atas anjuran Mpu Kuturan sekitar abad kesebelas, sebagai tempat untuk menurunkan ajaran Desa adat dengan segala aturan-aturannya dan selanjutnya pura ini dipakai untuk memuja oleh seorang pendeta suci yang bernama Dang Hyang Nirartha, seorang pendeta yang berasal dari Jawa, datang ke Bali pada tahun 1546 M, yaitu pada masa pemerintahan Dalem Waturenggong.

Pura Uluwatu merupakan salah satu obyek wisata populer di Bali.Pura ini terletak di batu karang yang menjorok ke laut, disini para pengunjung dapat melihat matahari terbenam / sunset yang indah. Di lokasi pura setiap hari diadakan pertunjukan tari Kecak dengan latar belakang sunset yang indah,dengan diiringi oleh kelompok penari laki-laki yang berjumlah sekitar 50 orang.



Lihat Peta Lebih Besar

Lihat Juga :